
Sumenep – Suasana pembelajaran di Madrasah Diniyah (MD) Al-Ma'ruf, Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, tampak lebih hidup pada Senin sore (20/7/2026). Anak-anak mengikuti kegiatan pendampingan pembelajaran Al-Qur'an yang dipandu oleh mahasiswi Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Universitas Al-Amien (UNIA) Prenduan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan literasi keagamaan di kalangan peserta didik.
Pendampingan dilaksanakan melalui pembinaan membaca Al-Qur'an secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing anak. Setiap peserta memperoleh bimbingan secara langsung untuk memperbaiki pelafalan, ketepatan membaca, serta kelancaran dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih baik sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak selama proses belajar.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswi P2M menerapkan metode pembelajaran yang interaktif melalui pembacaan bergiliran, pemberian contoh bacaan, pendampingan individual, serta evaluasi sederhana pada setiap pertemuan. Suasana belajar yang komunikatif dan penuh motivasi membuat anak-anak lebih aktif berpartisipasi serta tidak ragu untuk memperbaiki bacaannya.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga diarahkan untuk menanamkan kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur'an sebagai bagian dari pembentukan karakter religius. Melalui pembiasaan tersebut, literasi keagamaan diharapkan dapat berkembang seiring dengan meningkatnya pemahaman anak-anak terhadap nilai-nilai Islam.
Antusiasme peserta terlihat hingga sesi pembelajaran berakhir. Anak-anak tetap bersemangat mengikuti arahan, memperbaiki bacaan yang masih kurang tepat, dan saling menyimak ketika temannya membaca. Interaksi tersebut menciptakan suasana belajar yang kolaboratif sekaligus memperlihatkan tingginya minat anak-anak dalam mempelajari Al-Qur'an.
Bagi mahasiswi P2M UNIA Prenduan, kegiatan ini menjadi ruang pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan belajar yang positif di lingkungan madrasah. Melalui pendampingan yang dilakukan secara intensif, mahasiswa berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Universitas Al-Amien Prenduan dan Madrasah Diniyah Al-Ma'ruf Aengtongtong terus terjalin dalam menghadirkan program-program edukatif yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus mendukung pengembangan kualitas generasi muda di Desa Aengtongtong.

